PERANGKAT PEMBELAIARAN
A'udzubilillahiminasyaithaanirrajim
Bismillahirahmanirahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman-teman yang di rahmati Allah. Apa kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam lindungan Allah ya..
PERANGKAT PEMBELAIARAN
Saat ini masalah lingkungan semakin kompleks dan dampaknya semakin luas. Salah satu contonya adalah masalah lingkungan terkait banjir di Kota samarinda. Dari tahun ke tahun terjadi perluasan daerah yang tergenang akibat banjir. Salah satu faktor pemicu adalah hilangnya rasa tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Penangan yang tepat untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan adalah melalui jalur pendidikan yang dilaksanakan sejak dini yakni dimulai sejak sekolah dasar. Disadari bahwa di sekolah-sekolah sudah diterapkan kurikulum 2013 yang menungkinkan guru untuk berkreasi menyusun perangkat pembelajaran yang konteks dengan permasalahan setempat. Pemasalahan yang dialami guru sekolah dasar di Kota Samarinda adalah minimnya perangkat yang digunakan dalam pembelajaran yang dapat dijadikan sarana oleh guru dalam pembelajaran tersebut dalam konteks banjir. Mengacu pada permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran IPA maka yang menjadi tujuan umum penelitian ini adalah memecahkan permasalahan pembelajaran IPA di SD. Permasalahan pembelajaran IPA yang dimaksud adalah permasalahan kekurangan perangkat pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan atau mengoptimalkan hasil belajar IPA di SD. Tujuan umum penelitian ini adalah mengembangkan paket perangkat pembelajaran untuk digunakan guru memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah banjir, selain itu tujuan penelitian agar guru memiliki keterampilan dan acuan penerapan perangkat pembelajaran sehingga menjadi inovasi guru untuk memfasilitasi siswa memecahkan permasalahan banjir di Kota Samarinda. Secara khusus penelitian bertujuan untuk memperoleh keefektifan penerapan perangkat yang dikembangkan dengan karakteristik sekolah, dan permasalahan banjir di Kota Samarinda serta mengembangkan penilaian sikap dan prilaku kreatif terkait rasa tanggung jawab terhadap masalah banjir dan rubrik serta melihat efektifitas dari perangkata yang dibuat dalam meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan evaluasi yang telah dikembangkan.
Perangkat Pembelajaran
Perangkat pembelajaran merupukan hal yang harus disiapkan oleh guru sebelum melaksanakan pembelajaran. Dalam KBBI (2007: 17), perangkat adalah alat atau perlengkapan, sedangkan pembelajaran adalah proses atau cara menjadikan orang belajar. Menurut Zuhdan, dkk (2011: 16) perangkat pembelajaran adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran. Perangkat pembelajaran menjadi pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium atau di luar kelas. Dalam Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah disebutkan bahwa penyusunan perangkat pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk silabus dan RPP yang mengacu pada standar isi. Selain itu, dalam perencanaan pembelajaran juga dilakukan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian, dan skenario pembelajaran.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Menurut Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran, bahwa tahap pertama dalam pembelajaran menurut standar proses yaitu perencanaan pembelajaran yang diwujudkan dengan kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Selanjutnya dijelaskan bahwa RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus. RPP mencakup beberapa hal yaitu: (1) Data sekolah, mata pelajaran, dan kelas/ semester; (2) Materi Pokok; (3) Alokasi waktu; (4) Tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi; (5) Materi pembelajaran; metode pembelajaran; (6) Media, alat dan sumber belajar; (7) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan (7) Penilaian
Lembar Kerja Siswa (LKS)
Menurut Depdiknas (2007), LKS adalah lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. Tugas yang diperintahkan dalam LKS harus mengacu pada kompetensi dasar yang akan dicapai siswa. Tugas tersebut dapat berupa tugas teoritis dan tugas praktis (Abdul Majid, 2008: 176-177). LKS digunakan sebagai sarana untuk mengoptimalkan hasil belajar peserta didik dan meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar[1]mengajar
Media Pembelajaran
Media pendidikan sangat penting sekali untuk menunjang pencapaian tujuan pendidikan. Oemar Hamalik (2004 : 194) dalam teorinya “Kembali ke Alam” menunjukan betapa pentingnya pengaruh alam terhadap perkembangan peserta didik. Menurut Oemar Hamalik (2004: 195) Lingkungan (environment) sebagai dasar pengajaran adalah faktor kondisional yang mempengaruhi tingkah laku individu dan merupakan faktor belajar yang penting. Lingkungan yang berada disekitar kita dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Lingkungan meliputi: Masyarakat disekeliling sekolah; Lingkungan fisik disekitar sekolah, bahan-bahan yang tersisa atau tidak dipakai, bahan-bahan bekas dan bila diolah dapat dimanfaatkan sebagai sumber atau alat bantu dalam belajar, serta peristiwa alam dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Jadi, media pembelajaran lingkungan adalah pemahaman terhadap gejala atau tingkah laku tertentu dari objek atau pengamatan ilmiah terhadap sesuatu yang ada di sekitar sebagai bahan pengajaran siswa sebelum dan sesudah menerima materi dari sekolah dengan membawa pengalaman dan penemuan dengan apa yang mereka temui di lingkungan mereka.
Instrumen Penilaian
Penilaian bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar peserta didik. Dalam Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran dijelaskan bahwa penilaian dalam setiap mata pelajaran meliputi kompetnsi pengetahuan, kompetensi keterampilan dan kompetensi sikap. Penilaian dilakukan berdasarkan indikator-indikator pencapaian hasil belajar dari masing-masing domain tersebut. Ada beberapa teknik dan instrumen penilaian yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan peserta didik baik berupa tes maupun non-tes antara lain tes tertulis, penilaian unjuk kerja, penilaian sikap, penilaian hasil karya, penilaian portofolio dan penilaian diri.
Sekian penjelasan dan pemaparan dari saya. Mohon maaf apabila ada salah kata atau kalimat yang sedikit untuk dipahami.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh